Rabu, 30 Januari 2013

Porsi Manusia Berbeda


Suatu hari, saya dan adik saya sedang nonton TV, tiba-tiba adik saya bertanya, “kak, kalau kakak bisa tukeran kehidupan, kakak mau tukeran sama siapa?” lalu saya langsung terdiam, memikirkan kira-kira siapa orang yang hidupnya enak, serba mudah, segalanya dimiliki, dan saya tidak menemukan jawaban.

Lalu saya bilang ke adik saya “menurut kakak, porsi manusia itu beda2 dek, pas kamu tanya kaya tadi, kakak hampir mau jawab tukeran sama Oki Setiana tuh, tapi ga jadi. Kenapa? Karena kakak cuma pengen tukeran sama Oki yg kakak lihat sekarang, yang udah sukses, terkenal, dll. Kakak ga ngelihat perjuangan Oki dari awalnya, apalagi saat ibunya sakit. Belum tentu kakak bisa menghadapi ujian kaya Oki gitu kan?”

Adik saya jawab, “hmm,betul juga ya. Aku aja gamau kalo jadi kakak,hehe”

Saya : loh emang kenapa?

Adik: ya aku ngeliatnya jadi kakak ribet, harus begini harus begitu.(yang ini rahasia,hehe)

Saya : hehe, padahal menurut kakak hal kaya gitu biasa aja, ga apa-apa kalau kakak harus begitu, justru yg kakak ga mau itu kondisi kakak yg begini-begini-begini (ini juga rahasia.hehe)

Adik saya diem ngangguk-ngangguk dengerin kakaknya ceramah agak sok tahu.

Nah, sekarang saya semakin yakin, bahwa Allah, tak akan memberi ujian melebihi kesanggupan hamba-Nya. Jika si A sanggup, belum tentu si B sanggup. Begitu seterusnya. Dan percayalah, semua yang terjadi pada hidup kita, baik buruknya, pahit manisnya, semua adalah atas rencana Allah, dan pasti ada hikmah tersembunyi dibalik itu semua..

Memilih Kata


Akhir-akhir ini, saya senang berpuisi. Yah, walaupun masih puisi abal-abal, hehe

Setelah saya baca-baca ulang puisi saya, saya menyadari, bahwa ternyata puisi yg saya buat sangat sederhana, tapi menjadi lebih bermakna karena pemilihan kata yg tepat saja.

Contoh ya, misalnya tentang seseorang yg rindu pada ibunya. Ketika dia menulisnya dengan bahasa sehari-hari, akan berbunyi “kangen banget nih sama ibuu,,kangen cerita-cerita, kangen jalan-jalan, hiks2..”  (hehe,gausah pake hiks2 juga kali yaa..hehe)

Nah, ketika orang tersebut mengganti bahasanya, menjadi lebih baku atau agak berbeda dari kesehariannya, maka akan berbunyi “ibu, aku rindu. Ingin sekali aku menghabiskan waktu bersamamu, membagi segala keluh kesahku di pangkuanmu..dll”

Terdengar lebih indah, bukan? Nah,itu kan pendapat saya yg masih awam ya, masih sok tahu, atau malah jangan2 memang itu bukan puisi? Hehe biar saja, yg penting saya suka membuatnya.. 

Inspirasi Menulis


Siapa inspirasi menulismu? Hmm.. kalau saya.. keinginan saya untuk menulis, dan bahkan bertekad untuk menghasilkan satu tulisan setiap harinya ( masih belajar, doain yaa ^^ ) adalah Jamil Azzaini, beliau seorang motivator, yg secara konsisten membuat tulisan, dan membaginya kepada pembaca setiap harinya. Tulisan-tulisannya selalu memberi inspirasi bagi setiap orang yang membacanya.

Dan yang kedua, motivasi menulis saya adalah seorang teman. Yang secara tidak sengaja saya melihat tulisannya di berbagai link. ( yg ini gausah disebut ya namanya,hihi.. )

Dan masih banyak lagi sebetulnya, seperti Asma Nadia, Shitlicious, Oki Setiana Dewi, dll.

Sebagai orang yang baru belajar, tentunya saya masih banyak kekurangan, dan tentu saja jangan coba-coba bandingkan saya dengan orang-orang tersebut, karena masih jauuuuhh...
Doakan saja ya.. ^^

Jodoh Tak Akan Tertukar


Pernah nonton film ayat-ayat cinta? Disana ada percakapan yg saya masih ingat, antara Fahri dan Maria. Saat itu maria bertanya, apakah fahri percaya jodoh? Dan fahri menjawab ya, bahwa setiap orang memiliki jodohnya masing-masing.

Selanjutnya, pernah nonton film ketika cinta bertasbih? Salah satu hal yg saya tangkap disana, bahwa jika Allah sudah menetapkan seseorang berjodoh dengan seorang lainnya, maka bagaimanapun caranya, meski harus berliku-liku jalannya, maka tetap saja mereka akan bersama.

Hal ini terlihat, ketika Anna althafunnisa bertemu dengan Khairul Azzam, mereka lalu saling menyukai. Azzam ingin mengkhitbah Anna, tetapi ternyata Anna sudah dikhitbah oleh sahabat Azzam sendiri. Lalu Azzam mencari wanita lain,silih berganti, tidak ada yg cocok. Hingga akhirnya Anna bercerai dengan Furqon dan akhirnya mereka berdua menikah. Sebuah perjalanan cinta yang rumit, namun indah, bukan?

Terlepas dari kisah-kisah tersebut adalah fiksi, saya tetap percaya, bahwa setiap orang sudah ditentukan jodohnya masing-masing oleh Allah, tak akan tertukar, karenanya saya tenang. 

Prestasi


Ngomong2 masalah prestasi, pasti kamu semua punya prestasi ya? Selamat ya.. pasti bangga deh..

Aku kalo ditanya punya prestasi apa, mikirnya bisa sejam, dan hasilnya ga ada. :l

Prestasi itukan suatu yg membanggakan ya?

Suatu hari, dosen meminta mahasiswa untuk menuliskan, hal apa yg membanggakan dari diri kita. Nah, karena aku bingung banget mau nulis apa, akhirnya aku tulislah kalo aku juara 2 lomba masak.

Nah, setelah itu tulisan mahasiswa dikumpulin ke pak dosen, dan ternyata dibacain satu persatu.
Tiba digiliranku pak dosen membaca : prestasi, juara 2 lomba masak. Lalu dosen berkomentar : wah bagus ini, pinter masak, calon istri idaman ini. Hwaaaa dan sekelas  pada ciye2in aku. Maluuu... padahal ya, aku ga bisa masaak.. :l

Sebetulnya ini cuma lomba bikin esbuah gitu, dan itupun berkelompok, dan disitu tugas aku sepele banget cuma motongin buah dan bantu menghias aja. Tapi aku tetep tulis soalnya emang bingung mau nulis apalagi.

Kesimpulannya.. hmm.. apa yak? Oya, belajarlah masak mulai dari sekarang. :D

Banjir


Oh ya, hari ini rumahku kebanjiran. Bukan banjir besar sih, ga sampe mata kaki juga. Tapi efek yg ditimbulkannya itu loh, bikin pusiinngg...

Barang2 yg ga sempet diselametin ke tempat yg lebih tinggi jadi pada basah, jadi bau apek juga. Nguras airnya juga butuh tenaga ekstra. Jam 2 malem baru selesai ngepel. Itupun belum kering semua.

Jadi ngerasa,selama ini aku tuh ga bersyukur banget punya rumah yg jarang banjir. Ngeliat berita di tv pun ya cuma sekedar kasihan dan ngeri, udah gitu aja. Sekarang jadi tau deh, penderitaan para korban banjir itu. Kesusahan aku ini ga ada apa2nya dibanding mereka yg sampe kehilangan harta bahkan nyawa. Ya Allah.. lindungilah mereka, ringankanlah bebannya, aamiin..

Senin, 07 Januari 2013

Satu Hari Satu Hikmah


Waah sudah tanggal 7 aja nih. Bagaimana resolusinya? Sudah mulai berjalan?
Salah satu resolusiku tahun ini yaitu, satu hari satu hikmah. Yang nantinya akan aku tuangkan lewat blog ini. Itu berarti setiap hari aku harus posting satu tulisan disini.

Tapi ini sudah tanggal 7, aku baru berhasil buat 3 tulisan, itupun hikmahnya apa? -___-“
Gapapa, kan yg penting sudah mencoba,hehe (alasaaaan....)

Hikmahnya : kalau mau berubah itu, harus konsisten. Jangan menganggap enteng satu pekerjaan. Contohnya disini, aku menganggap enteng satu tulisan, hasilnya aku malah ga jadi nulis. 

Lelaki Berhati Ikhlas


Izinkan aku menyebutnya seperti itu.

Karena memang hatinya yang begitu ikhlas.

Tutur katanya lembut, hatinya seluas samudra.

Ia maafkan siapapun yg menyakiti, ia doakan siapapun yg mendzalimi.

Teruslah begitu, wahai lelaki berhati ikhlas.