Rabu, 06 Februari 2013

Mengapa Menikah?


Jadi tuh, akhir-akhir ini aku dapet banyaaak bgt undangan nikah. Emang udah masanya kali yaa wanita-wanita seumuranku menikah?

Dulu, pas masih sekolah, aku pernah bikin target ingin menikah di usia 23 tahun. Menurut aku itu usia yang pas, gak kemudaan, gak ketuaan juga. Dan sekarang, umur aku udah hampir mendekati target itu. Nahlohh??hehehe

Apakah aku mau nyebar undangan juga? Belum..hehe

Apakah aku galau pengen ikut-ikutan nikah juga? Hmm.. ga juga tuh.hihi

Seiring berjalannya waktu, seiring banyaknya melihat orang2 yg sudah menikah, aku malah mikir. “mengapa mereka menikah? Memilih hidup bersama orang yang sebelumnya asing bagi mereka? Apa yakin orang itu baik? Apa yakin orang itu tidak akan menyakitinya? Aku sering liat orang yang menikah ujung2nya cerai, atau dipoligami. Waw sereemm...”

Tapi ya pikiran2 itu hanya sekedar lewat aja dikepala. Gak lantas aku jadi ogah nikah juga. Bagaimanapun, menikah itu menyempurnakan separuh agama. Dan bagaimanapun, aku wanita, pasti ingin juga menjadi istri dan ibu dari anak2ku kelak. Dan bagaimanapun juga, ibuku pasti pengen punya mantu lihat anaknya bahagia dengan pendamping hidupnya.

Seorang teman memberi nasihat, “itu yang kamu liat hanya sebagian kecil dari yang ga bahagianya, coba liat contoh lain, lebih banyak yang bahagia kan? Makanya supaya pernikahannya ga berakhir buruk, pilih pasangannya jangan sampe salah, pilihnya yang baik”.

Ya, sekarang fokus kita hanyalah bagaimana caranya menjadi wanita yg baik itu, karena sesuai firman Allah, wanita baik untuk laki-laki baik. Jangan sampai kitanya males solat, eh ngarepnya dapet jodoh ustadz. Kitanya baca qur-an kalo inget doang, eh ngarep dapet jodoh hafidz qur-an. Kan jauhh...

"Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki- laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). Bagi mereka ampunan dan rezki yang mulia (surga)" Q.S An-nuur : 26

Tidak ada komentar:

Posting Komentar