Ibu saya, termasuk orang yang ‘apa saja diminum yang penting sehat’. Hal ini menular sekitar 10% kepada saya, karena saya tipe orang yang ‘apa saja diminum yang penting sehat dan enak’.hehe
Apa yang enak dan sehat? Contohnya teh-tehan, susu kedelai, dan jus buah. Saya sangat suka itu.
Apa yang sehat dan tidak enak? Contohnya jamu, lalu berbagai macam tumbuh-tumbuhan yang rasanya aneh.
Selama saya mendampingi ibu saya minum obat, sudah berbagai macam obat herbal yang diminumnya. Mulai yang enak sampai tidak enak, mulai pahit sampai manis, bahkan sampai yang menurut saya mengerikan juga diminumnya. Apapun beliau mau minum, yang penting jadi sehat.
Hingga suatu hari, orang ditempat pengobatan tradisional menyarankan agar ibu minum jus lobak. Tau lobak? Bentuknya seperti wortel tapi warnanya putih. Saya yang disuruh ibu mengolah lobak pun langsung mencuci dan memotong lobak itu, lalu memasukkannya ke dalam juicer agar tinggal minum airnya.
Lalu saya berikan segelas air lobak kepada ibu, warnanya keruh, baunya aneh. Ibu yang merasa aman-aman saja lalu dengan santai meminum air itu sampai habis. Tiba-tiba muka ibu berubah pucat, dan kemudian ia memuntahkan semua air lobak tadi. Ibuku, yang kukira master obat herbal, ternyata menyerah pada lobak. Dan ia berjanji tidak akan minum lobak lagi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar